Tari Piring Tarian Daerah Minangkabau Sumatera Barat

Tari Piring Tarian Daerah Minangkabau Sumatera Barat
Tari Piring | Photo : gosumatera
Pengertian Tari Piring Tarian yang berasal dari kota Solok Minangkabau Sumatera Barat. Dalam bahasa Minangkabau tari piring disebut dengan tari Piriang dan merupakan salah satu seni khas tradisional di Minangkabau. Sesuai dengan nama tari ini, media utama dalam pertunjukannya menggunakan piring. Selain itu kesenian ini merupakan sebuah simbol dari masyarakat Minangkabau. Di dalam tari piring gerak dasarnya terdiri dari langkah-langkah Silat Minangkabau atau Silek.

Sejarah

Awalnya, tari ini dilakukan oleh perempuan dan laki-laki dalam acara ritual ucapan rasa syukur kepada dewa-dewa. Ritual tersebut dilakukan setelah masyarakat setempat mendapatkan hasil panen yang melimpah ruah. Ritual dilakukan dengan membawa sesaji dalam bentuk makanan yang kemudian diletakkan di dalam piring sembari melangkah dengan gerakan yang dinamis.

Masuknya agama islam ke Minangkabau, membuat kesenian tari ini tidak lagi digunakan sebagai ritual persembahan kepada dewa-dewa. Agar tetap lestari tari piring tersebut digunakan sebagai sarana hiburan bagi masyarakat banyak yang ditampilkan pada acara-acara keramaian dan menghilangkan nuansa ritualnya.

Baca juga : Mengenal Asal Usul, Kebudayaan dan Kesenian Suku Minangkabau

Varian




Terdapat tiga jenis variasi gerakan dalam seni Tari Piring, yaitu :
  1. Tupai bagaluik (tupai bergelut)
  2. Bagalombang (bergelombang)
  3. Aka malilik (akal melilit)
Jumlah penari biasanya berjumlah ganjil yang terdiri dari tiga sampai tujuh orang. Kombinasi musik yang cepat dengan gerak penari yang begitu lincah membuat pesona Tari Piring begitu menakjubkan. Pakaian yang digunakan para penaripun haruslah pakaian yang cerah, dengan nuansa warna merah dan kuning keemasan.

Gerakan

Ummumnya gerakan tari ini adalah dengan meletakkan dua buah piring di atas kedua telapak tangan. Piring-piring tersebut kemudian diayun dan diikuti oleh gerakan-gerakan tari yang cepat tanpa terlepas dari genggaman tangan. Dan diselingi dentingan piring atau dentingan dua cincin di jari penari terhadap bagian bawah piring.

Hal yang mengesankan terjadi pada akhir tarian, biasanya piring-piring yang digunakan sebagai objek oleh para penari dilemparkan ke lantai dan kemudian para penari akan menari di atas pecahan-pecahan piring tersebut.

Musik Pengiring
Tarian ini diiringi oleh alat musik Talempong dan Saluang.

Itulah penjelasan singkat mengenai pengertian tari piring. semoga bermanfaat

sumber referensi :
http://id.wikipedia.org/wiki/Tari_Piring diakses tanggal 24 agustus 2014
http://www.gosumatra.com/tari-piring-khas-sumatera-barat/ diakses tanggal 24 agustus 2014

2 Responses to "Tari Piring Tarian Daerah Minangkabau Sumatera Barat"